Posted by: NAFLA | September 15, 2009

Target danTujuan di Bulan Suci Ramadhan ini

Target apa yang kau cari Teman?f_RamadanFriem_d67866d

Bulan puasa seperti tahun – tahun yang lalu datanglah sudah. Bagi teman – teman yang berbahagia dan berpuasa, kita telah terlalu sering memang mendengarkan kuliah dan ungkapan – ungkapan bahwa puasa adalah untuk mendapatkan ketaqwaan, bahwa puasa adalah untuk mendapatkan ‘idul fitri, bahwa puasa adalah untuk membersihkan diri kita dari dosa, bahwa puasa adalah untuk Tuhan, dan sebagainya……! Tapi cobalah perhatikan agak sejenak apa yang kita hasilkan dari puasa ke puasa..?. Sudah adakah pada diri kita ciri – ciri apa yang dikuliahkan kepada kita selama ini…?. Kalau belum atau paling tidak belum mantap gitu…, maka tidak ada salahnya bagi yang mau , untuk memulai mematok sebuah target yang akan kita capai selama bulan puasa yang telah menyapa kita ini.

Target itu jangan hanya sekedar kita tamat baca Al-qur’an selama Ramadhan. Jangan pula hanya sekedar kita telah ikut sholat tarawih berbilang kali. Jangan juga hanya sekedar kita telah ikut i’tikaf di masjid selama beberapa hari. Dan jangan juga hanya sekedar telah menahan lapar dan haus selama 30 hari. Kalau hanya sekedar seperti itu, maka sejak zaman SD dulupun semua itu telah kita lakukan. Tetapi puasa itu ternyata mempunyai tujuan yang lebih mulia dari sekedar rutinitas di atas yang itu ke itu saja telah kita praktekkan selama ini.
Pada puasa itu ada sebuah proses untuk MERAHMATI NAFS (diri kita). Karena mata yang tidak dirahmati Allah akan membawa kita kepada pandangan yang kurang wajar. Telinga yang tidak dirahmati Allah akan membawa kita untuk mendengarkan hal – hal yang tidak baik. Perut yang tidak dirahmati Allah akan mendorong kita kepada memakan apa saja dengan cara apa saja. Otak yang tidak dirahmati Allah akan menarik -narik dan mendorong kita kesana – sini tak tentu arah. Sulbi yang tidak dirahmati Allah akan mendorong kita kearah kemaksiatan demi kemaksiatan.

Akan tetapi NAFS yang dirahmati, akan menjadikan :
– Mata kita akan mengalirkan rahmat itu kepada mata – mata umat manusia  lainnya.
– Telinga kita akan mengalirkan rahmat itu kepada telinga – telinga umat manusia lainnya.
– Perut kita akan masih menyisakan dan mengalirkan rahmat itu kepada perut – perut umat manusia lainnya.
– Otak kita akan mengalirkan berbagai rahmat itu kepada otak – otak manusia lainnya.
– Sulbi yang dirahmati akan menebarkan rahmat itu kepada sulbi suami atau istri kita.

Pada puasa itu juga ada sebuah proses agar kita bisa BERADA DI ATAS NAFS itu. Sehingga kita bisa membalik keadaan dari keadaan semula dimana NAFS yang mengendalikan kita menjadi sebaliknya kita yang mengendalikan NAFS itu.
Dan yang mampu mengendalikan NAFS itu hanyalah AR RUH. Maka salah satu buah dari puasa adalah bagaimana agar kita sadar dan ingat dari waktu ke waktu bahwa kita hakikinya adalah SANG KUSIR terhadap AN NAFS. Jadi…., bagaimana caranya agar buah dari puasa ini adalah agar kita mampu berada dalam kesadaran bahwa kita ini ternyata adalah AR RUH, yang suci, yang fitri, yang bening, yang tidak bergolak, yang selalu bersandar kepada Allah SWT. Karena tiada lagi tempat bersandar dan bergantung AR RUH ini kecuali hanya kepada Allah SWT. Karena “Aku adalah milik Allah dan kepada Allah lah aku mengembalikan kesadaranku”.
Lalu target apa yang kau cari teman…?and have you found it…?(sumber : dari email NCM Tech.


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Categories

%d bloggers like this: