Posted by: NAFLA | August 21, 2009

Tausyiyah tentang MASALAH itu DIHADAPI atau DIHINDARI

masalahBerfiki Benar dan Positif terhadap Masalah Yang Kita Hadapi
Apa yang dilakukan saat kita tertimpa kesusahan? Kebanyakan orang mengeluh, marah, dan menyalahkan orang lain. Padahal, semua itu tidak akan menolong kesusahannya. Sesering apa pun kita mengeluh, kesusahan tidak akan hilang dari diri kita. Kita semua sudah membuktikannya.
Mengeluh justru mengarahan fokus pikiran kita kepada hal yang negatif. Energi negatif kita justru akan makin bertambah dan ini merusak mental dan kesehatan kita. Seharusnya, saat hal negatif menimpa kita, fokuskan pikiran kita kpada hal-hal yang positif yang membesarkan jiwa.

Langkah #1: Sebutlah Kebesaran Allah

Hadis riwayat Ibnu Abbas ra.: Bahwa Nabi saw. ketika tertimpa Kesusahan, beliau berdoa: “Tidak ada Tuhan selain Allah Yang Maha Agung lagi Maha Penyantun, tidak ada Tuhan selain Allah Tuhan Yang Memiliki Arsy nan Agung, tidak ada Tuhan selain Allah Tuhan segenap langit, Tuhan bumi serta Tuhan Arsy nan Mulia”. (Shahih Muslim No.4909)
Saat kita mengingat kebesaran Allah, maka sebesar apa pun masalah kita pasti kecil di hadapan Allah SWT. Hal ini akan membesar jiwa kita. Kita tidak akan kerdil lagi di hadapan kesulitan yang menimpa kita. Jika kita sudah bebesar hati, maka kita akan berpikir besar dan tindakan kita pun akan mampu untuk mengatasi segala kesulitan.

Langkah #2: Berdo’alah di Sepertiga Malam

Apabila tersisa sepertiga dari malam hari Allah ‘Azza wajalla turun ke langit bumi dan berfirman : “Adakah orang yang berdo’a kepadaKu akan Kukabulkan? Adakah orang yang beristighfar kepada-Ku akan Kuampuni dosa- dosanya? Adakah orang yang mohon rezeki kepada-Ku akan Kuberinya rezeki? Adakah orang yang mohon dibebaskan dari kesulitan yang dialaminya akan Kuatasi kesulitan-kesulitannya?” Yang demikian (berlaku) sampai tiba waktu fajar (subuh). (HR. Ahmad)
Setelah kita mengingat kebesaran Allah, dilanjutkan dengan panjatan do’a maka insya Allah kesulitan kita akan segera sirna. Kita sudah memiliki jiwa yang besar kemudian kita memiliki harapan karena do’a kita akan dikabulkan oleh Allah SWT.

Langkah #3: Menolong Orang yang Dalam Kesempitan.

Barangsiapa ingin agar do’anya terkabul dan kesulitan-kesulitannya teratasi hendaklah dia menolong orang yang dalam kesempitan. (HR. Ahmad)
Seringkali kita berkata, “Bagaimana mau menolong orang lain, kita sendiri perlu ditolong?”
Justru, dengan menolong orang lainlah kita akan mendapatkan pertolongan dari Allah. Kita akan terhindar dari kesulitan jika kita menghindarkan kesulitan orang lain.
Mudah-mudahan saya dan Anda, kita semua, menjadi hamba Allah yang selalu ingat dengan kebesaran Allah, memanjatkan do’a di sepertiga malam, dan berusaha menolong orang yang dalam kesempitan semampu kita. Amin.(sumber:email dari Safaruddin)


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Categories

%d bloggers like this: