Posted by: NAFLA | July 15, 2009

Syair dan Puisi Kehidupan

Di Antara Dua Sisi

Gelap….
Ketika bintangpun tak lagi bersinar
Ketika langit malam diselimuti awan tebal
Ketika tangisan langit yang di iringi tetesan air hujan
Menyirami dahaga-nya ibu pertiwi yang dilanda kekeringan
Suram…
Menghinggapi sisi – sisi kehidupan ini..
Mengaburkan akan tujuan hidup di dunia ini
Menyibakkan tirai – tirai penghalang hati ini
Memunculkan harapan baru, bahwa aku masih disini
Terang….
Ketika langit mulai tersenyum
Menyambut angin yang lembut mendorong awan hitam
Memberi ruang – ruang kecil bagi bulan tuk kembali bersinar
di iringi nyanyian serta cahaya bintang yang kembali berpijar
Yang menerangi seluruh kehidupan malam

Arti Sebuah Kehidupan

Daun – daun yang tak lagi bisa bernafas…
Pohon – pohon yang kering tak lagi bisa berkembang, bungapun tak lagi mekar
Panasnya sang surya yang membakar kaki – kaki kecil yang sedang menari liar
Membakar kulit pekerja kasar yang tak lagi mereka rasakan
Membuat bumi pertiwi yang dulu subur, kini kering kerontang
Tangisan pun tak lagi di iringi tetesan air mata kehidupan

Ketika ku lihat jejak langkah kaki yang tertinggal
Senyum riang di antara rumput ilalang
Ketika bunga – bungapun kembali mekar
Ketika burung – burungpun kembali bernyanyi riang
Di iringi lambaian daun – daun yang menyambut datangnya tetesan hujan
Yang menghilangkan panas dan dahaganya arti kehidupan


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Categories

%d bloggers like this: