Posted by: NAFLA | June 22, 2009

Unfinished Syair Puisi III

Sayap – sayap kata patah
Membuat sebuah puisi hampa tanpa makna
Penaku hanya menggores kertas tak beraturan
Di ruang semu, di meja rindu, rindu akan makna
Diantara dinding – dinding hati ku goreskan tinta ini
Diantara tetesan embun pagi ku tunggu dirimu disini
Untuk merangkai sayap – sayap kata yang apatah
Agar bisa terbang bersama goresan pena ini
Untuk bersama di atas kertas putih ini
Agar dinding hati ini di hiasi goresan puisi penuh arti
Tulis disini…

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Categories

%d bloggers like this: