Posted by: NAFLA | June 18, 2009

TRAGEDI TAMBANG SAWAHLUNTO

Tragedtambang1-dali Tambang Sawahlunto kembali terjadi

Tanggal 16 juni 2009 kemarin, sebuah tragedi kembali terjadi di wilayah
indonesia bagian barat. Tepatnya di penambangan batubara di desa
Parambahan, Sawahlunto, Sijunjung Sumatera Barat. Lokasi tersebut
memang sebuah wilayah penambangan yang sudah beraktifitas sejak
zaman penjajahan belanda kurang lebih tahun 1800-an. Sawahlunto
merupakan sebuah wilayah pertambangan rakyat, yang mana hampir
seluruh sektor perekonomiannya di topang dari sektor pertambangan,
bahkan wilayah tersebut juga dijadikan suatu objek wisata Pertambangan
yang strategis.
Meledaknya Tambang batubara di Sawahlunto mengakibatkan kurang lebih
30 nyawa melayang yang sebagian diantara merek masih ada ikatan
keluarga serta puluhan orang menderita luka – luka. Dengan kejadian
tersebut, praktis aktifitas penambangan diseluruh wilayah Sawahlunto akan
hentikan untuk sementara waktu menunggu tim investigasi dari
Departemen Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) yang akan
mengaudit secara teknis mengenai penyebab ledakan tersebut. Sedangkan
dugaan sementara tambang meledak karen kandungan gas metana (CH4)
melebihi batas minimal serta minimnya saluran ventilasi yang ada di
pertambangan Sawahlunto tersebut. Manajer Satkorlak Penanggulangan
Bencana Sumatera Barat, Ade Edward mengatakan juga bahwa ada
kemungkinan tambang tersebut meledak karena hubungan arus pendek
dari peralatan listrik yang dipakai, karena tingginya kandungan gas metana
jika terkena sedikit saja percikan api akan menimbulkan ledakan yang
besar. Dan ternyata sejak aktifitas penambangan batubara tahun 1997
sampai sekarang sudah hampir 1000 orang meninggal di kawasan yang
sama. Dan tingginya angka kumulatif korban tersebut karena sistem
penambangan yang dilakukan dari dulu secara manual dan menggunakan
peralatan yang kurang memenuhi standar serta usia peralatan yang sudah
habis masa pakainya.
Peristiwa meledaknya tambang Sawahlunto memang sudah terjadi, dan
yang harus kita lakukan saat ini adalah melakukan evakuasi terhadap
korban baik yang tewas maupun yang masih selamat, karena ada sekitar
14 korban yang belum ditemukan. Tim SAR gabungan akan mengupayakan
evakuasi korban akan selesai hari ini.


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Categories

%d bloggers like this: